Kata-Kata Utsman bin Affan, Penuh Makna dan Menyejukkan Hati
Kata-kata Utsman bin Affan bisa menjadi inspirasi. Utsman bin Affan adalah salah seorang khalifah ketiga dari masa khulafa Ar-Rasyidin menggantikan Umar bin Al-Khattab.Nama lengkap beliau ialah Utsman bin Affan bin Abdul Ash bin Umayyah bin Abdusy Syams bin Abdu Manaf. Utsman dikenal sebagai sosok yang begitu dekat dengan keluarga Nabi Muhammad SAW.
Sepanjang hidupnya, beliau dikenal memiliki kepribadian yang baik dan terkenal memiliki kejujuran serta integritas tinggi. Selain itu, Utsman juga dikenal sebagai orang yang dermawan dan baik hati. Tak heran, jika Rasulullah SAW begitu mencintai akhlaknya.
Oleh karena itu, sebagai umat Muslim kita dianjurkan untuk selalu meneladani sikap dan perbuatan beliau. Bisa dari kata-kata Utsman bin Affan yang menginspirasi.
Ada banyak sekali kata-kata Utsman bin Affan yang bisa dijadikan pedoman hidup umat muslim.
Berikut rumpan quotes telah merangkum 40 kata-kata mutiara Utsman bin Affan yang penuh makna dan menyejukkan hati.
Kata-Kata Utsman bin Affan, Penuh Makna dan Menyejukkan Hati
2. Allah mencintai orang yang mau meninggalkan dunia, Malaikat mencintai orang yang mau meninggalkan dosanya, dan umat islam mencintai orang yang tidak tamak.
3. Pengetahuan lebih baik daripada kekayaan. Pengetahuan akan melindungimu, sedangkan kekayaan harus kamu lindungi.
4. Tidak ada yang mampu mengurusi permasalahan umat islam kecuali orang yang memiliki integritas hikmah, matang, dan berpengalaman.
5. Tidaklah seseorang menyembunyikan sesuatu melainkan Allah akan menampakkannya melalui raut mukanya dan ketergelinciran mulutnya.
6. Alam kubur merupakan pintu masuk akhirat sekaligus pintu keluar dunia. Nikmat dan siksa di sana tidak lebih dahsyat dibanding di akhirat.
7. Kalian lebih butuh pada pemimpin yang aktif ketimbang pemimpin yang sering mengumbar kata-kata.
8. Tidak seorang pun yang menyembunyikan suatu rahasia di dalam hatinya, kecuali Allah akan menampakkan pada raut wajahnya atau melalui perkataan yang terlontar dari lidahnya.
9. Risau terhadap dunia adalah kegelapan bagi hati, sedangkan risau terhadap akhirat adalah cahaya bagi hati.
10. Derajat keimanan yang paling tinggi adalah bahwa kamu selalu merasa berada di hadapan Allah.
11. Ambillah hikmah dan pelajaran dari kisah orang-orang terdahulu.
12. Ketika kaum Muslimin tercerai-berai, keimanan mereka akan terkoyakkan dan akan kehilangan kekuatan persatuan dan kesatuan di antara mereka.
13. Segala sesuatu itu akan binasa, dan binasanya ilmu adalah lupa pada ilmu itu sendiri.
14. Wahai hamba-hamba Allah, berhati-hatilah kalian. Bantulah pemimpin kalian, nasehatilah mereka dan janganlah kalian menganiaya mereka.
15. Buatlah tujuan untuk hidup, kemudian gunakan segenap kekuatan untuk mencapainya, kamu pasti berhasil.
16. Berbisnislah (berniagalah) dengan Allah SWT niscaya kalian akan mendapatkan untung.
17. Diamnya orang yang diam lebih bahaya dari perlakuan serangan orang lain.
18. Hindarilah minuman keras, karena itu kunci dari kejahatan.
19. Di antara pendosa, yang paling buruk adalah dia yang meluangkan waktunya untuk membahas kesalahan orang lain.
20. Andai hati kalian bersih, maka kalian tidak akan pernah merasa kenyang (bosan) dari membaca Al-Quran.
21. Cukuplah bagimu bahwa orang yang iri terhadapmu merasa tertekan ada saat senangmu.
22. Aku tidak menganggapmu berhasil dalam suatu pencapaian tertentu hingga Allah mengujimu dengan cobaan terakhirnya.
23. Pengetahuan lebih baik daripada kekayaan, pengetahuan akan melindungimu, sedangkan kekayaan harus kamu lindungi.
24. Di antara tanda-tanda orang yang bijaksana ialah: hatinya selalu berniat suci, lidahnya selalu basah dengan dzikrullah, kedua matanya menangis karena penyesalan (terhadap dosa), segala perkara dihadapinya dengan sabar dan tabah, mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia.
25. Ketahuilah dunia itu dilipat di atas tipuan. Jangan sampai kamu tertipu oleh dunia dan jangan sampai kamu tertipu oleh setan dalam keta'atan kepada Allah.
26. Janganlah kalian lalai terhadap Allah karena Allah tidak pernah lalai terhadap kalian.
27. Pekerja keras memberiku bukti (bukan sekadar janji).
28. Aku merasa cukup dengan pandanganku sebagaimana aku merasa cukup dengan ingatanku.
29. Tiga hal yang aku sukai di dunia ini, yaitu; memberi makan kepada orang yang lapar, memberi pakaian kepada orang yang bertelanjang, dan membaca Al-Quran.
30. Ketika lidah seseorang menjadi tenang dan ramah, maka hatinya menjadi saleh dan bersih.
31. Salat itu amal terbaik bagi manusia. Jika ia melaksanakannya dengan baik maka ikutilah mereka. Andaikata ia melaksanakannya dengan buruk maka jauhilah keburukan itu.
32. (Hendaknya kita) menjaga batasan-batasan, menepati janji, rela dengan yang ada, dan bersabar atas yang hilang dari kita.
33. Tidak ada yang mampu mengurusi persoalan umat Islam, kecuali orang yang memiliki integritas hikmah, matang, dan berpengalaman.
34. Aku menemukan kenikmatan beribadah dalam empat hal: ketika mampu menunaikan kewajiban-kewajiban dari Allah, ketika mampu menjauhi hal-hal yang diharamkan oleh Allah, ketika mampu melakukan amar ma’ruf dan mencari pahala dari Allah, ketika mampu melakukan nahi munkar dan menjaga diri dari murkanya Allah.
35. Sambutlah ajal kalian dengan amal baik yang kalian mampu.
36. Tarikan pelajaran dari apa yang telah lewat serta bersungguh-sungguh.
37. Aku lebih senang di pandang Allah SWT sebagai hamba yang berbuat baik dari pada sebagai orang yang berbuat kerusakan.
38. Cinta dunia mengelapkan hati dan cinta akhirat menerangi hati.
39. Sesungguhnya Allah SWT menciptakan makhluk dengan hak (benar), maka janganlah berbicara kecuali atas kebenaran.
40. Setiap orang diberi masalah sesuai dengan kemampuannya.
Itulah rangkuman kata-kata mutiara Utsman bin Affan yang penuh makna dan menyejukkan hati. Semoga dapat memberikan manfaat untuk Semua!

.png)
.png)
.png)
.png)