Blogger Jateng

SYA'IR IMAM SYAFI'I YANG SEDERHANA, MUDAH DIPAHAMI DAN MENGANDUNG MAKNA YANG SANGAT DALAM

A'IR IMAM SYAFI'I YANG SEDERHANA, MUDAH DIPAHAMI DAN MENGANDUNG MAKNA YANG SANGAT DALAM

Imam Syafi'i begitu jatuh cinta dengan dunia sastra. Imam Syafi’i juga dikenal sebagai sastrawan besar dan penyair yang hebat. Imam Syafi'i memang tidak banyak menulis sya'ir-sya'ir, akan tetapi sya'ir-sya'ir beliau sederhana, mudah dipahami dan mengandung makna yang sangat dalam. Bekal Terindah Menuju Keabadian adalah Syair Imam Syafi’I yang mashur.

 di dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 197 Allah Allah azza wa jalla telah mengingatkan kepada kita


وتزودوا فإن خير الزاد التقوى

"Berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.”, j

 Dahulu Imam Syafi'i pernah bersyair,

تزود من التقوى فانك لا تدري # اذا جن ليل هل تعيش الى الفجرِ

Berbekallah dengan takwa,

sesungguhnya engkau tak mengetahui, Jika malam telah gelap, apakah engkau akan tetap hidup hingga waktu fajar?

فكم من فتى امسى واصبح ضاحكا # وقد نسجت اكفانه وهو لا يدري

Betapa banyak pemuda di sore dan siang hari ia tertawa,

Sementara kain kafannya telah ditenun, sedang ia tidak menyadarinya.

 من صغار يرتجى طول عمرهم # وقد ادخلت اجسادهم ظلمة القبرِ

Betapa banyak anak-anak bayi yang diharapkan memiliki umur yang panjang,

Ternyata jasad-jasad mereka telah dimasukkan dalam gelapnya kubur.

وكم صحيح مات دون علة # وكم من سقيم عاش حينا من الدهرِ

Betapa banyak orang-orang yang sehat, ia mati tanpa sebab,

Betapa banyak orang-orang yang sakit dapat hidup hingga waktu yang panjang.

وكم من عروس زينوها لزوجها # وقد قبضت ارواحهم ليلة القدر

Betapa banyak pengantin yang telah dirias tuk pasangan hidupnya,

Sementara arwah-arwah mereka telah ditetapkan kematiannya pada malam lailatul qadar.


النفس تبكي على الدنيا # وقد علمت ان السلامة فيها ترك مافيها

Jiwa menangisi dunia,

Sementara ia mengetahui bahwa tuk selamat darinya adalah meninggalkan apa yang ada di dalamnya.

Ya Allah... Betapa hinanya dunia ini...

Kehidupan dunia ini hakikatnya merupakan perjalanan untuk mengumpul bekal. Setiap manusia menjalani hidupnya mulai dari siang hingga malam. Kemudian dia beramal, untuk kemudian menjadi bekal di akhirat nanti.

Orang yang cerdas tidak akan mau mengumpulkan kayu bakar sebagai bekal dirinya, lalu kemudian kayu bakar itu justru untuk membakar dirinya.

Manfaatkanlah waktumu di dunia, agar tak ada sesal di akhirat.

Bangunlah, wahai kawan. Dunia ini hanya tempat transit yang harganya tak sebesar sayap nyamuk.

Relakah kita mengejar sesuatu yang hina dan meninggalkan Dia Yang Maha Mulia?

"Letakkan dunia hanya di tanganmu, bukan di hatimu. Jangan kejar dunia, dunialah yang akan mengejarmu.."

 Pengingat Kehidupan

Yang akan membuatmu sadar

Menuju Keabadian

Itulah sya'ir Imam Syafi'i tentang Bekal Terindah Menuju Keabadian

Semoga dapat memberikan manfaat untuk kita semua.

 Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh